JADILAH NOMOR SATU

Jumat, 28 Oktober 2016

Cerita Gunung

Cerita Gunung Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Seorang anak dan ayahnya sedang berjalan diatas gunung. Tiba tiba, anaknya terjatuh, Dia terluka dan berteriak : "AAAhhhhhhhhhhhhhh!!!!!!!." Tetapi Ia sangat kaget mendengar ada suara pantulan dari gunung sebelah."AAhhhhhhhhhhhhhhh!!!!!!!."

Dengan penuh rasa penasaran, diapun kembali berteriak : "Siapa kamu?" Diapun menerima kembali jawaban yang sama : Siapa kamu?" dan kemudian dia berteriak ke gunung itu: "Saya mengagumimu!" dan suara itupun kembali : "Saya mengagumimu!."

Dengan muka marah pada jawaban itu, dia berteriak : "Penakut" Dia masih menerima jawaban yang sama, "Penakut!."

Dia menatap ayahnya dan bertanya : "Apa yang sedang terjadi?" Ayahnya sembari tersenyum dan berkata : "Sayang, perhatikan." Kembali ayah akan berteriak : "Kamu Juara." Diapun menerima jawaban yang sama : "Kamu Juara."

Anak ini kembali kaget dan tidak mengerti mengapa itu bisa terjadi, kemudian Ayahnya menjelaskan bahwa itulah yang disebut dengan ECHO (Gema suara), tetapi itulah sesungguhnya hidup.

Segalanya akan kembali kepada kita, apa yang kita katakan, apa yang kita lakukan. Hidup kita secara sederhana adalah gambaran dari kelakuan yang kita perbuat.

Jika kamu ingin lebih banyak cinta dalam dunia, maka ciptakanlah Cinta dalam Hatimu.

Jika Kamu ingin lebih berkemampua
... baca selengkapnya di Cerita Gunung Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Minggu, 23 Oktober 2016

Ketika Kita Mencintai ?

Ketika Kita Mencintai ? Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Apabila ’Aku mencintaimu karena Dikau mencintaiku’, maka Cintamu menjadi semata-mata seperti reaksi transaksi timbal balik, seperti seseorang sedang berjualan dan yang satunya sedang membeli di hiruk pikuk sebuah pasar.

Dan Cintamu bukanlah lagi sebuah ’cinta yang sakral tanpa syarat’ Akan tetapi lebih menjadi hal lumrah yang murah dan diperoleh dengan sangat mudah.

Mencintai tidak mengenal meminta balasan ataupun segala bentuk imbalan apapun sebagai balasannya; atau bahkan tidak merasakan perasaan bahwa Engkau sedang memberi sesuatu – karena perasaan memberi akan membuatmu menunggu balasan, apapun bentuknya walau sekedar ungkapan terimakasih atas pemberianmu,

Mencintai lebih dari memberi sesuatu, Ketika Engkau mencintai Engkau berbagi bagian kehidupanmu yang terindah

Karena: ’Mencintai membuat Dirimu menjadi insan yang bebas’ Memberi tanpa ikatan dan keterlekatan yang menanti balasan, menunggu pamrih apapun, maupun menunggu jawaban: ’Aku juga cinta Kamu.’

(Terjemahan bebas ’What is Love’ by J. Khrisnamurti.oleh Emmy LD)

Ketika aku pas jalan-jalan ke Plaza Indonesia, aku melihat sebuah kemeja yang bagus banget
... baca selengkapnya di Ketika Kita Mencintai ? Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Aku Tidak Punya Teman

Aku Tidak Punya Teman Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Jam menunjukan pukul 06.55. Seorang gadis muda tampak berlari-lari dari arah barat. Hampir saja ia terjatuh ketika tersandung sebuah batu kecil. Ia terus berlari walau ia tahu bahwa jalanan licin karena hujan semalam. Hingga tiba ia di sebuah tikungan sempit dalam gang dan ia terpeleset, alhasil kali ini ia jatuh dengan sukses. Namun tak menunggu waktu lama, ia segera bangkit, membersihkan rok panjangnya sebentar dan berlari kembali. Sampai juga ia di tempat yang dituju, sekolah.

“Pak satpam tunggu sebentar! Jangan ditutup dulu gerbangnya.” katanya dengan wajah panik saat melihat satpam sekolahnya menutup gerbang depan.
“Oh, kamu Nessa, sudah berapa kali kamu terlambat minggu ini, hah?! Sebenarnya aku enggan mengijinkan anak yang terlambat walau hanya satu menit untuk masuk. Tapi kali ini kau ku bolehkan masuk dan ingat, tak ada toleransi lagi lain kali.” pak satpam yang terkenal galak itu membuka gerbang kembali dan mengijinkan gadis itu masuk.
“Terimakasih banyak pak!” teriak gadis itu kegirangan sambil berlari masuk kelas. Sekilas Nessa melirik Rio, teman basketnya yang menawan.

Vanessa Alexandra Ibrahim merupakan nama lengkap dari Nessa, gadis yang sekarang duduk di kelas XI SMA. Ia anak pertama dari lima bersaudara, semua adiknya laki-laki. Ia tinggi kurus berkulit sawo matang dengan potongan rambut pendek lurus hampir seperti
... baca selengkapnya di Aku Tidak Punya Teman Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Sabtu, 22 Oktober 2016

Hidup Sederhana Sangat Menguntungkan

Hidup Sederhana Sangat Menguntungkan Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

“In character, in manner, in style, in all things, the supreme exellence is simplicity. – Dalam karakter, sikap, gaya, dalam segala hal, kesederhanaan adalah hal yang terindah.” ~Henry Wadsworth Longfellow~

Hidup sederhana sangat menyenangkan. Terlebih dalam kehidupan modern dimana kita tak pernah dapat lepas dari banyak sekali pilihan dan jalan sekaligus kesulitan. Berusaha hidup sesederhana mungkin akan sangat membantu kita menemukan banyak keuntungan dan hidup lebih baik meskipun kita harus dihadapkan pada kondisi krisis ekonomi global seperti saat ini.

Selain itu, hidup sederhana akan membuat kita lebih menikmati apa yang ada saat ini, karena tidak terlalu khawatir akan masa depan atau opini negatif orang lain. Sebagaimana Sir Chinmoy mengatakan, ”Simplicity is our natural or conscious awareness of reality. – Kesederhanaan adalah kesadaran alamiah akan kenyataan diri kita sendiri.” Kesadaran tersebut akan membantu kita lebih fokus pada potensi diri sendiri dan semangat untuk lebih giat berusaha, tak hanya berangan-angan atau meratapi kegagalan masa lalu. Dengan demikian, kita dapat meraih harapan lebih cepat dan lebih banyak dari yang diinginkan.

Kesederhanaan dalam hidup semua berawal dari piki
... baca selengkapnya di Hidup Sederhana Sangat Menguntungkan Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Jumat, 14 Oktober 2016

VIRUS KETEKUNAN



Perumpamaan tentang Hakim Yang Tidak benar  di Lukas 18 ayat 1-8 ini sungguh sangat menarik untuk dicermati. Lukas dengan cerdas menempatkan keberadaan si Janda , yang dalam konstelasi social Yahudi jaman Yesus hampir pasti miskin, dengan kekayaan dan keagungan sang hakim. 
Dua sisi yang sangat kontradiktif. Dan Narasi semakin menarik terkait tokoh perempuan,sudah janda,bermasalah  lagi. Sungguh sebuah kondisi dan situasi sosial yang sangat memprihatinkan. Semakin memprihatinkan saat ia punya masalah dan harus berhadapan dengan hakim,yang secara kondisi social ekonomi bak bumi dan langit dengan  dirinya. Sudah berulang kali janda itu mendatangi hakim namun tidak diperhatikan, mungkin janda itu tidak cantik, sudah tua dan yang pasti miskin, sehingga si Hakim enggan memberi perhatian.

Namun karena ke-ngeyel-an si Janda itu,meski berat dan menyebalkan, hakim itu akhirnya mengabulkan permohonan si Janda. Ini yang menjadi pusat perhatian Yesus. Yesus hendak membuat komparasi kontradiktif (Perbandingan yang sangat berseberangan), perbandingan yang sungguh sangat njomplang. Antara Hakim yang tidak baik dengan Allah Bapa. Jika Hakim yang tidak baik saja mau memberi apa yang dibutuhkan janda itu,karena memang dia ada serta bisa, apalagi Bapa yang di Surga yang pasti sangat ada dan bisa. Ini inti dari pesan Yesus. Lalu apakah ada pesan lain?Ada.!  Dan ini berkenaan dengan tema bulan keluarga kita saat ini. Apa itu?KETEKUNAN.

Perhatikan ketekunan si Janda itu,meski ditolak dan mungkin dimaki-maki serta direndahkan, ia tetap meminta. Ketekunan inilah yang diapresiasi Yesus. Ketekuna itu pulalah yang membuat Janda itu akhirnya bisa mendapatkan apa yang ia inginkan atau sedang ia butuhkan.

Kita di jaman yang serba digital ini sudah sulit menemukan ketekunan,semua ingin instan dan serba cepat. Karenanya banyak terjadi korupsi demi cepat kaya. Oleh karena itu,perlulah kita sedikit bercermin dari semangat ngeyel dan tekunnya Janda dalam narasi di Lukas 18 ini. Kalau kita mau jujur, ketekunan juga mulai menghilang dari kehidupan kita. Kita sudah tidak tekun berdoa,membaca dan belajar Alkitab,tekun rapat untuk para anggota majelis,karena berbagai macam alasan. Lha, kalau kita tidak tekun,apa yang hendak kita tularkan dan contohkan untuk anak-anak kita?
Mari kita hidup tekun dan menularkan “VIRUS” ketekunan ini kepada keluarga kita,sekitar kita dan semua saja.