JADILAH NOMOR SATU

Kamis, 18 Februari 2016

liturgi nikahe dewi koko


LITURGI KEBAKTIAN PENEGUHAN
DAN PEMBERKATAN NIKAH
GKJ TUNTANG TIMUR

Dewi Retnowati








Koko Prihantoro
Dilayani Oleh:Pdt. Doni Setyawan,S.Si
Dempel 21 Februari 2016







LITURGI KEBAKTIAN PENEGUHAN
DAN PEMBERKATAN NIKAH
Koko dan Dewi
Persiapan Di Konsistori dengan doa oleh Majelis gereja
Lonceng dibunyikan, Pendeta dan Majelis Pengantar memasuki ruang ibadah diikuti Mempelai . Sesampainya di pintu gedung gereja, Perwakilan Keluarga menyerahkan mempelai kepada majelis gereja dan diterima oleh majelis gereja
PENYERAHAN MEMPELAI KEPADA GEREJA
Wakil Keluarga :
Majelis Gereja yang kami hormati, kami memahami bahwa pernikahan adalah sesuatu yang agung dan suci yang ditetapkan sendiri oleh Tuhan. Oleh sebab itu, sekarang kami menyerahkan anak-anak kami: Dewi Retnowati dan Koko Pristiantoro  kepada Gereja untuk mendapat Peneguhan Nikah Dan Pemberkatan Perkawinan Garejawi dari Tuhan menurut Tata Ibadah Gereja Kristen Jawa. Dengan harapan penuh kiranya Tuhan Yesus Kristus sebagai Kepala Gereja akan memberkati pernikahan mereka dengan perantara yth. Pdt. Doni Setyawan
Pendeta/Majelis :
Bapak, Ibu, dan keluarga yang kami kasihi, atas nama Gereja saya menyambut dan menerima mempelai ini dengan penuh sukacita. Marilah sekarang kita memohon berkat Tuhan melalui ibadah bersama.
Prosesi dilanjutkan dengan Nyanyian Pujian dari KJ 33:1-3

Votum dan Salam

Pendeta:
Jemaat Tuhan, Ibadah Peneguhan Pernikahan dan Pemberkatan Perkawinan Gerejawi ini berlangsung oleh pertolongan dan di dalam nama Tuhan yang menjadikan langit dan bumi.
Kasih karunia dan damai sejahtera dari Allah Bapa kita, dan dari Tuhan Yesus Kristus, serta dalam persekutuan Roh Kudus kiranya menyertai Saudara sekalian. Amin.
Jemaat menyanyikan:
Amin, Amin, Amin
NYANYIAN PUJIAN  
(Jemaat duduk)






KJ 392 : 1,2  “Kuberbahagia”

do = d
9 ketuk (3 x 3)
1.           ‘Ku berbahagia, yakin teguh:
Yesus abadi kepunyaanku!
Aku warisNya, ‘ku ditebus,
ciptaan baru Rohul kudus.
Refrein:
Aku bernyanyi bahagia
memuji Yesus selamanya.
Aku bernyanyi bahagia
memuji Yesus selamanya.
2.           Pasrah sempurna, nikmat penuh;
suka sorgawi melimpahiku.
Lagu malaikat amat merdu;
kasih dan rahmat besertaku.

 

PANGGILAN HIDUP BERKELUARGA DALAM KASIH

Pendeta:
Karena itu, sebagai orang-orang pilihan Allah yang dikuduskan dan dikasihi-Nya, kenakanlah belas kasihan, kemurahan, kerendahan hati, kelemahlembutan dan kesabaran. Sabarlah kamu seorang terhadap yang lain, dan ampunilah seorang akan yang lain apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang lain, sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu, kamu perbuat jugalah demikian. Dan di atas semuanya itu: kenakanlah kasih, sebagai pengikat yang mempersatukan dan menyempurnakan.
Hendaklah damai sejahtera Kristus memerintah dalam hatimu, karena untuk itulah kamu telah dipanggil menjadi satu tubuh. Dan bersyukurlah. (Kolose 3 : 12-15)

NYANYIAN SYUKUR ATAS KASIH DAN KESETIAAN TUHAN

KJ 408 : 1-2 “DIJALANKU KUDIIRING”

DI JALANKU ‘KU DIIRING OLEH YESUS TUHANKU
APAKAH YANG KURANG LAGI JIKA DIA PANDUKU
DIBERI DAMAI SORGAWI ASAL IMANKU TEGUH
SUKA DUKA DIPAKAI-NYA UNTUK KEBAIKANKU
SUKA DUKA DIPAKAI-NYA UNTUK KEBAIKANKU
DI JALANKU YANG BERLIKU DIHIBUR-NYA HATIKU
BILA TIBA PENCOBAAN DIKUATKAN IMANKU
JIKA AKU KEHAUSAN DAN LANGKAHKU TAK TETAP
DARI CADAS DI DEPANKU DATANG AIR YANG SEDAP
DARI CADAS DI DEPANKU DATANG AIR YANG SEDAP

PERSEMBAHAN PUJIAN : PS Dempel/Karanglo

“Tulang Rusuk”
Terima kasih kuucapkan pada-Mu
Atas dia yang Kau berikan padaku
Sekian lamanya ‘ku berdoa menunggu
Menanti-nanti janji-Mu Tuhan
Tulang rusuk yang aku nantikan
Kini ‘ku dapat mendampingimu
Tulang rusuk yang aku nantikan
Kini ‘ku t’lah jadi penolongmu
Kita berdua menjadi satu, dalam kasih-Nya menjadi satu
Kita berdua menjadi satu melayani Tuhan selama-lamanya

PEMBERITAAN FIRMAN

a.  Jemaat menyanyikan pujian:
KJ 50a : 1,6 “SabdaMu Abadi”
Sabda-Mu abadi, suluh langkah kami.
Yang mengikutinya hidup sukacita.
Tolong, agar kami rajin mendalami
lalu melakukan sabda-Mu, ya Tuhan !
b.  Doa Eplikese (oleh Pendeta)
c.  Pembacaan alkitab
d.  Khotbah
e.  Saat Teduh

PENGAKUAN IMAN RASULI 

DOA
“Doa”
Tuhan, kuangkat hati untukMu; Penuh rendah hati dan kasih
Ku damba berkat dan perlindunganMu; Berikanlah pimpinanMu
KasihMu bagai sinar Mentari, hidupku berseri
Tinggallah rahmat karunia, inilah doaku
Di saat susah dan duka, dan hariku gelap
Angkatlah semua ya Tuhan, hingga lenyap sirna
Amin.

PELAYANAN PENEGUHAN PERNIKAHAN DAN PEMBERKATAN PERKAWINAN GEREJAWI

a.    Pembacaan Ketetapan tentang Pernikahan Kristen

(Mempelai berdiri)
Pendeta:
Tuhan Allah telah memperkenankan orang melakukan pernikahan, sebagaimana FirmanNya:
Sebab itu seorang laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan istrinya, sehingga keduanya itu menjadi satu daging. Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu. Karena itu apa yang telah dipersatukan Allah tidak boleh diceraikan manusia.”

Adapun kewajiban orang yang sudah menikah adalah sebagai berikut:
1.   Mewujudkan kesatuan keluarga dalam ikatan kasih sejati dengan saling memperhatikan, tidak mementingkan diri sendiri, dan saling menolong, karena orang yang menikah itu telah dipersatukan oleh Allah.
2.   Menjaga kelestarian keluarga, karena Allah menghendaki apa yang telah dipersatukanNya tidak boleh diceraikan manusia.
3.   Menjaga kekudusan keluarga, karena Tuhan menghendaki agar suami isteri memelihara pernikahan dengan menghindari segala bentuk perzinahan dan keinginan hawa nafsu seperti orang yang tidak mengenal Allah.
4.   Mendidik keluarga dengan selalu silih asah, silih asuh dan silih asih berdasarkan Firman Tuhan, karena Allah menghendaki setiap keluarga mengasihi Dia dengan segenap hidup, senantiasa memperhatikan FirmanNya, dan mengajarkan Firman itu dengan sungguh-sungguh kepada keluarganya.
5.   Selalu bersyukur kepada Tuhan, bekerja dengan tekun dan jujur sehingga dapat menjadi berkat bagi keluarga, gereja dan masyarakat.

Jemaat yang dikasihi Tuhan Yesus, Saudara Koko Pristiantoro dan Saudari Dewi Retnowati pada hari ini akan diteguhkan pernikahannya dan diberkati perkawinannya. Jemaat dan keluarga yang hadir di sini menjadi saksi atas peneguhan nikah dan perkawinan mereka. Sebelum mempelai berdua melanjutkan ke peneguhan dan pemberkatan, mereka berdua hendak bersujud, hendak sungkem kepada kedua orangtua mereka.

SUNGKEM KEPADA ORANG TUA

Diiringi pujian “Di Doa Ibuku”

Apakah saudara-saudara bersedia menjadi saksi dan mendukung penuh kedua mempelai dalam pernikahan ini? Bagaimana jawab saudara-saudara?

Jemaat:
”Ya, kami bersedia.”

Pendeta:
Koko Pristiantoro dan Dewi Retnowati, Saudara berdua telah membuat keputusan untuk memasuki kehidupan keluarga Kristen. Apakah Saudara sungguh-sungguh bersedia melaksanakan ketetapan Tuhan tentang pernikahan Kristen tersebut? Bagaimana jawab Saudara berdua?

Mempelai berdua:
”Ya, dengan segenap hati kami.”

Janji Mempelai
(Pendeta turun menuju altar. Mempelai saling berhadapan dan berjabat tangan lalu mengucapkan janji diiringi dengan alunan musik ”S’mua Baik”)

Mempelai Pria:
Dewi Retnowati, di hadapan Allah dan jemaatNya, saya Koko Pristiantoro menyambut dan menerimamu sebagai isteri anugerah Allah. Saat ini saya berjanji akan menjadi suami yang setia kepada Allah dan kepadamu, bijaksana sebagai kepala keluarga dan berbagi rasa dalam kelimpahan dan kekurangan, dalam suka maupun duka, dalam sehat maupun sakit dan dalam keadaan apapun sampai kematian memisahkan kita.

Mempelai Wanita:
Koko Pristiantoro, di hadapan Allah dan jemaatNya, saya Dewi Retnowati menyambut dan menerimamu sebagai suami anugerah Allah. Saat ini saya berjanji akan menjadi isteri yang setia kepada Allah dan kepadamu, menjadi pendoa bagi keluarga dan berbagi rasa dalam kelimpahan dan kekurangan, dalam suka maupun duka, dalam sehat maupun sakit dan dalam keadaan apapun sampai kematian memisahkan kita.

b.   Pemasangan Cincin Perkawinan

Diiringi dengan Persembahan Pujian dari.

Pendeta:
Mempelai yang dikasihi Tuhan Yesus, cincin perkawinan yang tidak terputus dan tidak berujung ini hendaknya menjadi lambang kasih sayang yang tak berkesudahan di antara Saudara berdua, seperti kasih Tuhan Yesus Kristus. Terimalah dan kenakan di jari manis tangan kanan pasanganmu.

Mempelai Pria:
Dewi Retnowati, terimalah cincin ini sebagai lambang cinta kasih dan kesetiaanku kepadamu.
(Dilanjutkan dengan pemasangan cincin di jari manis tangan kanan mempelai wanita)
Mempelai Wanita:
Koko Pristiantoro, terimalah cincin ini sebagai lambang cinta kasih dan kesetiaanku kepadamu.
(Dilanjutkan dengan pemasangan cincin di jari manis tangan kanan mempelai pria)

c.    Peneguhan Nikah

(Mempelai berjabat tangan, Pendeta menumpangkan tangan ke atasnya)
Pendeta:
Koko Pristiantoro dan Dewi Retnowati, Saudara berdua telah mengikat janji di hadapan Tuhan Allah dan jemaatNya. Atas nama Gereja dan sebagai hamba Tuhan, saya menyatakan pernikahan Saudara berdua ini adalah pernikahan kristiani yang suci dan diteguhkan di dalam nama Allah Bapa, Putera, dan Roh Kudus.
“Apa yang telah dipersatukan Allah tidak boleh diceraikan manusia.” Amin.

d.   Pemberkatan Perkawinan

(Mempelai berlutut, jemaat berdiri.)

Jemaat menyanyikan KJ 317 : 1-3

Hari ini Tuhan Berkati

Hari ini Tuhan berkati mempelai mengikat janji.
Moga-moga rumah tangganya Kauberi tent’ram bahagia!

Reff:
Puji Tuhan, Puji Dia, Sang Pencipta manusia! Ia suka
Memberkati yang bersatu dalam kasih! Amin.

2. Yesus Kristus, Pengantin sorga, memberi kasih sempurna
dan berkurban untuk umatNya, tak pernah meninggalkannya.
Reff:

3. Bapa kami yang Mahaksih, cintaMu kekal abadi;
dalam suka ataupun duka rahmatMu takkan berubah!
Reff:

Pendeta:
Tuhan Allah, Bapa kita yang Mahakasih dan Mahamurah, oleh kasih dan kemurahan Nya telah memanggil Saudara berdua ke dalam pernikahan suci ini.
Ia akan menyatukan Saudara berdua dengan kasih dan melestarikan kehidupan keluarga Saudara sampai selama-lamanya di dalam persekutuan Allah Bapa, Putera, dan Roh Kudus. Amin.

e.    Penyerahan Alkitab dan Surat Nikah oleh Majelis

Pendeta menyerahkan Pengantin kepada Jemaat untuk mendapatkan dukungan dan penerimaan dalam kasih.

f.     Penyalaan Lilin

Penyalaan lilin oleh kedua mempelai.
Api dinyalakan dari lilin yang telah dinyalakan oleh orang tua.

g.    Doa Syukur dan Syafaat

Amin.

PERSEMBAHAN SYUKUR

a.  Pembacaan Dasar Persembahan Amsal 3 : 9-10
b.  Nyanyian Pengiring Persembahan

Kidung Jemaat 337 Betapa Kita Tidak Bersyukur
Betapa kita tidak bersyukur bertanah air kaya dan subur;
lautnya luas, gunungnya megah, menghijau padang, bukit dan lembah.
Itu semua berkat karunia Allah yang Agung, Mahakuasa;
Itu semua berkat karunia Allah yang Agung, Mahakuasa.

2. Alangkah indah pagi merekah bermandi cah’ya surya nan cerah,
ditingkah kicau burung tak henti, bunga pun bangkit harum berseri.
Itu semua berkat karunia Allah yang Agung, Mahakuasa;
Itu semua berkat karunia Allah yang Agung, Mahakuasa.

3. Bumi yang hijau, langitnya terang, berpadu dalam warna cemerlang;
indah jelita, damai dan teduh, persada kita jaya dan teguh.
Itu semua berkat karunia Allah yang Agung, Mahakuasa;
Itu semua berkat karunia Allah yang Agung, Mahakuasa.

(Pengumpulan persembahan diiringi pujian ini, mempelai memberikan persembahan sulung sebagai keluarga baru, dilanjutkan dengan persembahan syukur keluarga. Jemaat memberikan persembahan melalui kotak persembahan Istimewa)
c.  Majelis memimpin Doa Persembahan diakhiri Doa Bapa Kami

PENGUTUSAN

Jemaat menyambut dengan pujian  
KJ 318 : 1,2 “Berbahagia Tiap Rumah Tangga”

Berbahagia tiap rumah tangga,
Di mana Kau-lah Tamu yang tetap:
Dan merasakan tiap sukacita
Tanpa Tuhannya tiadalah lengkap;
Di mana hati girang menyambut-Mu
Dan memandang-Mu dengan berseri;
Tiap anggota menanti sabda-Mu
Dan taat akan Firman yang Kau-b’ri.

Berbahagia rumah yang sepakat
Hidup sehati dalam kasih-Mu,
Serta tekun mencari hingga dapat
Damai kekal di dalam sinar-Mu;
Di mana suka-duka ‘kan dibagi;
Ikatan kasih semakin teguh;
Di luar Tuhan tidak ada lagi
Yang dapat memberi berkat penuh.

BERKAT

Pendeta:
Jemaat yang dikasihi Tuhan, kini arahkanlah hatimu kepada Tuhan dan terimalah berkatNya:
“Tuhan memberkati engkau dan melindungi engkau; Tuhan menyinari engkau dengan wajahNya dan memberi engkau kasih karunia; Tuhan menghadapkan wajahNya dan memberi engkau damai sejahtera. Amin”




-Ibadah selesai-
Tuhan Yesus memberkati




UCAPAN TERIMAKASIH

Atas pelayanan dalam Ibadah Peneguhan dan Pemberkatan Pernikahan ini, kami mengucapkan terima kasih kepada:
1.   Pdt. Doni Setyawan  dan Bapak Pendeta Widi Atmojo
2.   Bapak/Ibu Majelis GKJ Tuntang Timur Blok Dempel dan Karanglo
3.   Organis : Sdri.
4.   Pemandu lagu :
5.   Penerima tamu :
6.   Petugas Sound System :
7.   Petugas Multimedia :
8.   Seluruh jemaat, karyawan gereja (mbakyuku dewe), serta kerabat yang telah membantu terselenggaranya Ibadah Peneguhan dan Pemberkatan Pernikahan ini.

Tuhan Yesus Memberkati

Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu. Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia."
Markus 10 : 8 – 9



Tidak ada komentar:

Posting Komentar